Daerah  

Heboh, Warga Desa Tanjung Terang Temukan Mayat Yang Sudah Membusuk

desa tanjung terang mayat ditemukan telah membusuk

MUARA ENIM – Warga Desa Tanjung Terang, Kecamatan Gunung Megang, Kabupaten Muara Enim, mendadak heboh.

Pasalnya, ditemukan mayat berjenis kelamin laki-laki dengan kondisi tangan dan kaki terikat dan membusuk.

Mayat korban ditemukan di Jalan Pertamina Dusun III, Desa Tanjung Terang, Kecamatan Gunung Megang, Kabupaten Muara Enim, Sumsel, pada  Selasa (1/3/2022) pukul 06.30 WIB.

Setelah melalui pemeriksaan sidik jari menggunakan alat Mambis (Mobile Automated Multi- Biometric Identification System) dan IPS (Inafis Portable System).

Akhirnya identitas mayat tersebut diketahui bernama Redi Iskandar (45) warga Jalan Timbunan, Lorong Sepakat 1 No 1072, RT 23 RW 4, Kecamatan Kertapati, Kota Palembang.

Informasi dihimpun di lapangan, mayat tersebut ditemukan secara tidak sengaja oleh Pebru (15), yang hendak pergi ke sekolah saat melintas di Jalan Pertamina menuju ke lokasi Bel-6 Dusun III, Desa Tanjung Terang, Kecamatan Gunung Megang, Kabupaten Muara Enim.

Ketika melintas, saksi mencium bau busuk menyengat. Karena penasaran, lalu ia mencari sumber bau tersebut. Hingga akhirnya melihat ada mayat laki-laki dalam posisi terlentang di atas rumput.

Melihat hal tersebut, Pebru langsung memberitahukan kepada neneknya Abdulah Sani (62). Setelah itu memberitahukan kepada Marhun (42) selaku Kadus III Desa Tanjung Terang dan memberitahukan ke Polsek Gunung Megang.

Atas laporan tersebut, Kapolsek Gunung Megang, AKP Herly Setiawan bersama Kasat Reskrim, AKP Widhi Andika Pratama dan anggota Team Rajawali Pelopor langsung menuju ke lokasi dan melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Setelah itu, mayat langsung dibawa ke RSUD dr HM Rabain Muara Enim untuk dilakukan visum.

“Dari hasil penyelidikan oleh tim Inafis Polres Muara Enim menggunakan alat Mambis, ternyata identitasnya terungkap bernama Redi Iskandar (45) warga Jalan Mayjen Yusuf Singa, Kecamatan Kertapati,” ujar Kasat Reskrim Polres Muara Enim, AKP Widhi Andika Darma bersama Kapolsek Gunung Megang, AKP Herly Setiawan saat berada di lokasi penemuan mayat.

Terungkapnya identitas korban, lanjut AKP Widhi, pihaknya akan berkoordinasi dengan Polsek Kertapati untuk mengungkap motif tersebut.

Korban ditemukan dengan posisi terlentang dengan mengenakan baju kaos warna hitam dalam keadaan sudah terbuka, mengenakan celana jeans panjang warna biru, dan mengenakan celana dalam warna ungu.

Selain itu, ditemukan juga ikatan tali tambang warna hijau pada tangan sebelah kanan dan kaki sebelah kanan, terdapat juga luka bolong pada bagian bawah ketiak sebelah kiri dan sekujur tubuh sudah dipenuhi belatung.

Untuk motif, kata dia, belum diketahui. Apakah dibunuh atau tidak karena menunggu hasil visum dari RSUD dr HM Rabain Muara Enim.