Daerah  

Tak Diberi Uang Rp100 Ribu, Sebar Video Pelajar SMA Wikwik

LAHAT, BERITAKITO.ID – Beredarnya video mesum yang diduga dilakukan oleh oknum pelajar salah satu SMAN di Kabupaten, membuat Polres Lahat menurunkan tim untuk memastikan beredarnya video pornografi di tengah masyarakat.

Alhasil, Polres Lahat berhasil mengamankan satu orang tersangka RR (19), yang merupakan pelajar SMA swasta di Kabupaten Lahat. RR diduga orang yang menyebarkan video asusila tersebut.

Demikian terungkap dalam Press Conference dilaksanakan diruang Media Center Humas Polres Lahat, yang dipimpin Kapolres Lahat, AKBP Achmad Gusti Hartono SIK MH melalui Kanit Pidsus, Ipda Chandra Kirana SH didampingi Kasubsi Penmas, Aiptu Lispono SH.

“Dari keterangan tersangka pada Jumat (14/10/2021), sekitar pukul 11.30 WIB di rumah kosong di Kelurahan Lahat Tengah, terjadi perkara pornografi dengan cara merekam perbuatan mesum yang dilakukan saksi korban AML dan YGL, yang merupakan pelajar SMA. Oleh tersangka, video rekamannya dia sebarluaskan masyarakat lain sehingga menjadi viral,” ungkapnya, Rabu (20/10/2021).

Dilanjutkan Lispono, atas perbuatanya tersangka dikenakan tindak pidana pornografi yang dimaksud dalam pasal 29 UU RI No 44/2008 tentang pornografi.

Isinya, “Setiap orang yang memproduksi, membuat, memperbanyak, menggandakan, menyebarluaskan, menyiarkan, mengimpor, mengekspor, menawarkan memperjualbelikan, menyewakan, atau menyediakan pornografi dengan ancaman 12 tahun penjara dan atau pasal 45 ayat 1 jonto pasal 27 ayat 1 UU RI No19/2016 tentang perubahan atas UU No 11/2008 tentang ITE.”

“Masih dari keterangan tersangka, selesai melakukan perekaman, dia meminta uang kepada kedua saksi korban sebesar Rp100 ribu dengan maksud tidak akan menyebarkan luaskan video tersebut. Akan tetapi saksi korban AMR hanya mempunyai uang sebesar Rp20 ribu dan keesok harinya video tersebut sudah beredar luas di masyarakat,” katanya.

Ia menambahkan, saat ini tersangka dan barang bukti berupa HP Oppo A5s warna ungu dan kedua saksi korban sudah diamankan di Polres Lahat.

Seperti diketahui, warga Lahat dihebohkan dengan video asusila yang dilakukan oleh oknum pelajar, dari salah satu SMA Negeri di Lahat. Video mesum tersebut direkam oleh seseorang, saat kedua siswa itu sedang berhubungan badan.

Aksi haram tersebut terjadi di tempat bekas Toilet/WC pada sebuah rumah kosong, di kawasan Kelurahan Gunung Gajah, Lahat. Video tersebut kini sudah sampai di telinga pihak sekolah.

Kepala SMA Negeri 1 Lahat, Bambang Hendrawan SPd MPd membenarkan jika adegan video mesum itu dilakukan oleh kedua pelajarnya. Yakni perempuan inisial AMR (16) dan laki-laki YGL (16), siswa satu kelas di kelas X.

“Benar, terhitung hari ini mereka sudah diberi sanksi tegas yakni dikeluarkan dari sekolah,” beber Bambang, Selasa (19/10/2021).