News, Tekno  

NVIDIA Perkenalkan Deretan GPU Baru untuk Laptop

nvidia

BERITAKITO.ID – Di saat harga graphic processing unit (GPU) melambung tinggi sama seperti nvidia, membeli sebuah laptop untuk penuhi kebutuhan gaming agaknya keputusan yang bijak. Sayangnya, tak banyak alternatif murah meriah yang mampu penuhi kebutuhan tersebut. Seolah mengerti kebutuhan konsumennya, NVIDIA perkenalkan deretan GPU baru untuk laptop.

nvidia gpu deretan

Nvidia GPU Berbasis Ampere dan Turing

Informasi ini pertama kali kami dapatkan dari ComputerBase, di mana mereka membeberkan adanya RTX 2050 yang akan sambangi laptop dalam waktu dekat. Selain itu, NVIDIA persiapkan Geforce MX570 dan MX550 untuk produk berikutnya yang diklaim mampu penuhi kebutuhan gamer berikut content creator.

RTX 2050 dan MX570 dibuat berdasarkan silikon GA107 umum dikenal sebagai Ampere, merupakan silikon sama untuk RTX 3050 dan 3050Ti. Berbeda dibanding saudaranya, MX550 masih gunakan silikon TU117 yang dikenal sebagai Turing, dan umum dipakai pada MX450.

Berbicara tentang fitur, MX570 sudah mendukung NVIDIA DLSS berikut ray tracing layaknya RTX 2050, meski tidak terlalu mantap. Besar kemungkinan kemampuan GPU tersebut dibatasi oleh memory interface bandwidth yang hanya sebesar 64-Bit.

Gunakan memori GDDR6, agaknya ini akan menjadi standar baru untuk GPU dalam waktu dekat. Karena selain memberikan performa lebih, tentu akan memberikan alternatif untuk konsumen di masa di mana chip shortage sedang melanda dunia.

Di lain sisi, MX550 sama sekali tidak dibekali kemampuan tersebut, sehingga takkan bisa disandingkan dengan kedua saudaranya.

Meski dalam gambar di atas RTX 2050 memiliki CUDA Cores lebih besar, namun GPU baru untuk laptop tersebut terhalang TDP. Berkat hal tersebut, performa dari RTX 2050 takkan bisa menyaingi kakaknya yang sudah pasti lebih bertenaga.

Satu-satunya persamaan dari ketiga GPU yang sasar pasar laptop ini adalah sudah mendukung resizable BAR dan fitur Optimus meski terbatas.

Meski spesifikasi dari MX570 dan MX570 masih tersimpan rapi, kita hanya bisa berharap bahwa solusi GPU dari NVIDIA mampu jadi jawaban.