Manfaat Kapur Dolomit Untuk Tanaman | Cara Aplikasi Kapur Dolomit Pada Tanaman

Manfaat Kapur Dolomit Untuk Tanaman Cara Aplikasi Kapur Dolomit


Bismillah…. Assalamualaikum warohmatullohi wabarokatuh
———
Manfaat Kapur Dolomit Untuk Tanaman | Cara Aplikasi Kapur Dolomit Pada Tanaman

saya mau tanya nih… pernah nggak sih mengalami tanaman kalian tiba2 layu pas lagi gemuk2nya…. Padahal pupuk cukup, penyiraman rutin, perawatan juga oke, pas mulai berbunga tiba layu perlahan lalu mati.
Hal ini sering terjadi pada musim penghujan, seperti tanaman cabai, terong, tomat dan masih banyak lainnya. akibat tidak stabilnya PH pada tanah atau tumbuhnya jamur fusarium dan beberapa factor lainnya.
Nah ini yang akan saya bahas kali ini bagaimana mengatasinya.
kasus di atas mungkin salah satu factor dari kematian tanaman hingga gagal panen meski hanya menanam pada polybag, atau di lahan luas sekalipun. Intinya ketika kita menanam tentunya panen yanang baik harapan kita.

Di video ini saya mau kasih tau kesahabat, sebuah pupuk dari alam sebagai pencegahannya, simak ya videonya agar kalian tau begitu besarnya manfaatnya.
KAPUR DOLOMIT
Saya rasa ini adalah jawaban paling tepat untuk mengatasi hal tersebut, selain banyak segudang manfaat lainnya ketimbang hanya satu hal kasus seperti di atas. Pemanfaatan kapur dolomit sebaiknya di lakukan sebagai hal pencegahan akan gagalnya panen dari proses menanam.
nah… sebenernya apa sih kapur dolomit, yuk simak penjelasan berikut dan bagaimana aplikasi di lahan pertanian juga dimedia tanam dalam polybag
Kapur dolomit mengandung kalsium (CaO) dan Magnesium (MgO). Kegunaan utama kapur ini adalah untuk meningkatkan pH tanah serta menetralkan kadar keasamannya. Tingkat keasaman tanah perlu disesuaikan dengan habitat alami tanaman yang akan dipelihara agar mampu beradaptasi dengan baik.

Baca Juga :   CARA APLIKASI DORMEX Untuk Memecah Mata Tunas/Bud Pada Pohon Anggur Bagi Pemula

Kapur ini dihasilkan dari pabrik pupuk ZA yang menggunakan bahan baku berupa Phosphor gypsum, amoniak (NH3), dan karbon dioksida (CO2). Oleh karena itulah, kapur ini juga mengandung unsur hara makro dan mikro. Pada umumnya, kapur dolomit berbentuk halus (powder/tepung halus) yang bersifat homogen dan berwarna putih kecokelatan dengan kadar kelarutan 0,15 mg/L serta kerapatan jenisnya mencapai 0,762 ton/m3.

Kapur dolomit mempunyai 10 manfaat penting antara lain :
1. Meningkatkan pH tanah
2. Memperbanyak unsur hara di dalam tanah
3. Menetralisir tanah dari senyawa beracun
4. Menambah populasi mikroorganisme
5. Merangsang pertumbuhan akar tanaman
6. Menghijaukan tanaman
7. Menaikkan produktivitas dan kualitas panen
8. Menyediakan unsur Ca dan Mg
9. Menetralkan unsur Al

APLIKASI :
– 2 MINGGU SEBELUM TANAM
dengan cara di taburkan di lahan yang sudah di gemburkan, atau bisa juga di lubang tanam untuk tanaman buah.
Untuk di tanah kita bisa mencangkul kasar dahulu bedengan tanam pada lahan, kemudian menaburinya dengan dolomit secara merata, kemudian menggemburkannya kembali sambil mengaduk dolomit dengan tanah untuk selanjutnya menaburinya dengan kotoran hewan lalu biarkan 2 minggu sebelum tanam
Untuk aplikasi di polybag sahabat bisa langsung menaburinya secukupnya ke media tanam dalam polybag, aduk2 secukupnya lalu biarkan 2 minggu sebelum tanam.

—————————–
Subscribe channel ini klik :

INSTAGRAM :

—————————————-
My Gears & Medias :
NIKKON D 5100
GOPRO HERO 8
LG G6
FILMORA

————————————————–
Salam Urban Farming
Hendro Irmawan, S.Kom

Untuk kerjasama konten / keperluan penting terkait
Telp /WA: 085789888088

Kebun Urban Farming
– Umbul Helau Lampung
– Taman Kelinci Lampung

#kapurdolomit
#UrbanFarmingIndonesia