Boikot Peredaran Komik Superman, Bahaya

BERITAKITO.ID – Ketua Komisi VIII DPR RI Yandri Susanto mengecam┬ákomik Superman┬ásebagai biseksual karena akan merusak moral bangsa dan bertentangan dengan Pancasila.

“Keberadaan komik yang menampilkan sosok biseksual ini jelas bertentangan dengan Pancasila dan jelas akan merusak moral bangsa,” kata Yandri dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu (16/10).

Baca juga :
Sumut-Aceh Tuan Rumah PON XXI/2024

Dia mengatakan sebagai tokoh fiksi populer Superman dengan versi biseksual tersebut tentu bisa membahayakan generasi muda, khususnya anak-anak.

“Tentu ini akan berdampak negatif pada edukasi anak bangsa. Apalagi Superman adalah karakter populer dari masa ke masa,” jelasnya.

Melihat potensi negatif dari komik tersebut, Yandri mengaku sudah menyampaikan kepada pemerintah agar segera menghentikan peredaran komik tersebut.

Baca juga :
Bak Tentara, Shin Tae-yong Beri Menu Latihan Jalan Merangkak dan Saling Gendong Pemain

“Sejauh ini saya mengusulkan agar pemerintah mengeluarkan surat larangan edar dan memblokir situs situs yang berhubungan dengan komik ini,” katanya.

“Semoga pemerintah segera mengambil tindakan terkait kemungkinan distribusi komik Superman ini baik lewat buku ataupun lewat internet,” pungkasnya.