Bocah 5 Tahun di Tangsel Diiming-imingi Cokelat, Sebelum Diperkosa Kuli

Sebelum Diperkosa Kuli, Bocah 5 Tahun di Tangsel Diiming-imingi Cokelat

Beritakito.id – Polisi telah menangkap pelaku bocah 5 tahun dipekosa kuli, pria inisial S (36) usai melakukan aksi pencabulan kepada anak berusia lima tahun di Pamulang, Tangerang Selatan. Pelaku melakukan aksi bejatnya dengan bermodal cokelat.

Kapolres Tangerang Selatan AKBP Sarly Sollu mengatakan peristiwa itu terjadi pada Rabu (5/1). Pelaku diketahui berprofesi sebagai kuli.

“Iya pelaku ini kerjanya sebagai kuli bangunan,” kata Sarly saat dihubungi, Kamis (20/1/2022).

Aksi bejat pelaku terjadi saat korban tengah bermain di dekat sebuah rumah yang diperbaiki pelaku. Pelaku, lanjut Sarly, lalu memanggil korban dengan diiming-imingi cokelat.

“Jadi korban sedang bermain di tempat kerja lalu korban ambil bola di dalam rumah di mana pelaku sedang perbaiki atap rumah tersebut. Kemudian terlapor panggil anak itu dengan berikat cokelat kepada korban,” jelas Sarly.

Korban lalu melaporkan peristiwa itu kepada orang tuanya. Hari itu juga pihak keluarga membuat laporan di Polres Tangsel.

10 hari kemudian pelaku kemudian ditangkap pada Sabtu (15/1). Sehari berselang kuli bangunan inisial S itu ditetapkan tersangka.

“Pelaku sudah ditahan,” katanya.

Sarly pun menjelaskan alasan pihak kepolisian butuh waktu sekitar 10 hari untuk menangkap pelaku. Dia menyebut saat itu pihaknya masih membutuhkan hasil visum korban dan keterangan ahli sebelum menetapkan pelaku tersangka.

“Ditetapkan tersangka empat hari lalu karena kita butuh visum sehingga pas kita dapat visum, kita dapat pemeriksaann ahli semuanya sudah penuhi unsur baru kita tetapkan tersangka,” ujar Sarly.

Viral di Media Sosial Bocah 5 Tahun Diperkosa Kuli

Kasus ini viral di media sosial Twitter hari ini. Pihak korban mempertanyakan penanganan polisi yang disebut hanya akan menahan pelaku selama enam bulan.

“Ini pelakunya udah ditahan guys, tapi katanya karena bukti-buktinya nggak ada dan omongan anak kecil nggak bisa dipercaya jadi ada jangka waktu. Kemungkinan enam bulan bisa bebas katanya. Karyawan mama aku cuman dikasih waktu enam bulan buat nyertain bukti yang valid kalau nggak ya nggak bisa,” cuit keluarga korban, seperti dilihat Kamis (20/1/2022).

Polisi pun membantah cuitan tersebut. Dia menyebut kasus pencabulan yang dilakukan oleh tersangka S saat ini masih berproses dan akan dibawa hingga ke pengadilan.

“Terkait pernyataan orang tua korban pelaku ditahan 6 bulan itu kan kasus masih, proses penegakan hukum masih berjalan sedangkan penentuan 6 bulan itu di pengadilan dan jaksa pun sampai sekarang belum lakukan penuntutan,” kata AKBP Sarly.