Beroperasi 6 Tahun, Polisi Tangkap Bandar dan 7 Kaki Togel Konvensional

BERITAKITO.ID – Tim opsnal Unit 2 Subdit 3 Jatanras Ditreskrimum Polda Sumsel mengamankan seorang bandar judi togel konvensional jenis Hongkong dan tujuh orang kaki tangannya.

Ke delapan tersangka ini berhasil meraup omzet Rp8 juta setiap hari di daerah pelosok di tengah maraknya praktik judi online.

Delapan tersangka merupakan warga Desa Mangsang, Kecamatan Bayung Lencir, Musi Banyuasin (Muba) ini ditangkap pada 4 November 2021.

“Sasarannya konsumen yang gagap teknologi (gaptek) alias tidak mengenal kecanggihan tekhnologi,” kata Kasubdit 3 Jatanras Polda Sumsel Kompol CS Panjaitan didampingi Kanit 2 Kompol Bahktiar SH, kepada wartawan Selasa (9/11).

Dari pengakuan bandarnya Syaiful Anwar, omzet togel jenis ini Rp6 hingga Rp8 juta dan sudah operasional sejak tahun 2016 silam.

Petugas mengamankan barang bukti uang tunai senilai Rp6,2 juta diduga hasil penjualan togel, ponsel yang dipakai buat merekap togel dan satu bundel kertas rekap togel serta alat manual pendukung lainnya.

“Menawarkan nomor togel secara door to door berkeliling dari rumah ke rumah. Buka pasangan nomor pada hari tertentu, para tersangka dijerat Pasal 303 KUHP dengan ancaman hukuman minimal 5 tahun penjara,” tandas Panjaitan.

Kepada polisi, tersangka Syaiful Anwar mengaku selama kurun waktu hampir enam tahun, hasil dari berjualan togel ini hanya cukup buat makan dan memenuhi kebutuhan setiap hari.

“Kalau untuk modal dari putaran omzet yang didapat. Kaki tangan sayadapat satu persen dari omzetnya. Untuk pengumumannya kami dapat dari internet tapi tergantung sinyal,” ujar tersangka Syaiful. (sumeks)