News  

Akibat Videonya Viral, Pria Penjual Air Mineral di Jalan Iskandar Muda Medan Diciduk Polisi

MEDAN, BERITAKITO.ID – Seorang pria penjual air mineral yang cukup meresahkan masyarakat terutama para pengendara di persimpangan lampu merah Jalan Iskandar Muda, Medan, akhirnya diamankan pihak Kepolisian.

Terkait hal itu, dibenarkan oleh Kapolsek Medan Baru, AKP Teuku Fathir Mustapa. Ia mengatakan pria itu berinisial RP (31) dan sempat viral di media sosial karena perilaku memaksa pengendara untuk membeli dagangannya.

“Pelaku diamankan atas tindak lanjut terhadap video viral di media sosial (medsos) seorang pria inisial RP warga Medan yang memaksa pengendara untuk membeli dagangan air mineralnya sehingga meresahkan para pengguna jalan,” ujar AKP Teuku Fathir Mustafa.

Selain memaksa, pelaku juga diketahui memukul-mukul kaca mobil menggunakan botol air mineral yang ia dagangkan. Tak hanya itu, pelaku juga mengancam pengendara dengan kata-kata kasar.

“Menerima informasi itu, tim kita (personil unit Reskrim Medan Baru) turun ke TKP melakukan penyelidikan dan kemudian mengamankan pelaku,” lanjut AKP Teuku Fathir Mustafa.

Saat ini, AKP Teuku Fathir Mustafa mengatakan jika pelaku telah dibawa ke Mako Polsek Medan Baru untuk dimintai keterangan dan mempertanggung-jawabkan perbuatan nya.

Video Penjual Air Mineral Paksa Pengendara Beli Dagangannya dengan Ancaman dan Kata Kasar Viral di Medsos

Sebelumnya, video penjual air mineral yang memaksa dan mengancam sehingga meresahkan para pengendara di Jalan Iskandar Muda viral di medsos setelah di posting akun follower Medantalk, Selasa (16/11/2021).

Dalam video viral tersebut, pelaku terlihat mengenakan baju kaus hitam awalnya menghampiri wanita pengendara mobil yang sedang berhenti di persimpangan lampu merah.

Ia lalu menawarkan air mineral, namun permintaannya tidak dituruti pengemudi mobil tersebut. Hal itu membuat pria itu tiba-tiba marah, memaki dan mengancam korban.

“Orang miskinnya kau, penipunya kau, muak kali aku lihat kau. Kau isap [email protected]#$ (kemaluan) aku,” intimidasi pelaku pada korban dalam video tersebut.