5 Perahu Karet Lakukan Pencarian Korban Insiden di Bengawan Solo Bojonegoro

5 Perahu Karet Melakukan Pencarian Korban Insiden di Bengawan Solo Bojonegoro

BOJONEGORO, BERITAKITO.ID – Sebanyak 5 perahu karet diterjunkan melakukan pencarian korban perahu tambang tenggelam di Bengawan Solo. Diketahui, perahu tambang ini menghubungkan Desa Semambung, Kecamatan Kanor, Bojonegoro dan Desa Ngadirejo, Kecamatan Rengel, Kabupaten Tuban.

“Saat ini ada 5 perahu karet yang telah diterjunkan oleh tim SAR gabungan,” kata Kapolres Bojonegoro AKBP Eva Guna Pandia di lokasi, Rabu (3/11/2021).

Saat ini proses evakuasi dilakukan petugas gabungan. Mulai dari SAR, BPBD, TNI, Polri hingga dibantu warga sekitar.

Pandia, sapaan akrabnya mengatakan pihaknya juga telah meminta bantuan instansi lain untuk menambah personel. Hal ini untuk mempercepat proses pencarian korban.

“Kita sudah meminta bantuan dari beberapa instansi terkait untuk menambah personel dan armada,” tambahnya.

Sementara ada sejumlah perahu penambang pasir yang ikut membantu proses evakuasi. Perahu penambang pasir yang lokasinya tidak jauh juga langsung bergerak menyisir bengawan untuk membantu evakuasi korban.

“Selain warga yang mempunyai perahu, sesaat setelah kejadian juga penambang pasir yang perahunya sandar ikut menyelamatkan korban,” kata warga di lokasi, Agus.

Sebelumnya, perahu tambang yang menghubungkan Desa Semambung, Kecamatan Kanor, Bojonegoro dan Desa Ngadirejo, Kecamatan Rengel, Kabupaten Tuban ini tenggelam sekitar 09.20 WIB.

8 Penumpang perahu tambang yang tenggelam di Bengawan Solo telah ditemukan. Salah satu penumpang yang selamat, yakni balita laki-laki berusia sekitar 3 tahun.

“Kondisi korban selamat ada satu balita laki-laki usia sekitar 3 tahun selamat,” tambah Kades Semambung Kecamatan Kanor, Bojonegoro Neny Rachmawati. (detik)