Berita  

15.808 rumah tangga Batam akan dijadikan sampel untuk sensus 2022.

15.808 rumah tangga Batam akan jadi sampel sensus penduduk 2022

ANTARA – Sebanyak 15.808 rumah tangga di Kota Batam, Kepulauan Riau akan dijadikan sampel untuk dilakukan sensus jangka panjang mulai 15 Mei hingga akhir Juni 2022.

Direktur BPS Kota Batam Rahmad Iswanto mengatakan saat dihubungi melalui telepon pada Sabtu, “Ada 15.808 rumah tangga di Batam yang berpotensi untuk dijadikan sampel sensus ini.”

Kota Batam memiliki 988 blok sensus yang akan diambil data sensus tambahannya, dengan 16 rumah tangga sampel untuk setiap blok sensus.

“Kita targetkan 988 blok sensus untuk pendataan, jadi cukup bagus dilihat dari ukurannya,” kata Rahmad. “Hampir sepertiga wilayah Batam akan dimutakhirkan jika tidak dijadikan sampel.”

Baca Juga: BPS: 102.035 Penduduk Usia Kerja di Kepri terdampak COVID-19

Baca Juga: BPS: Kunjungan Wisman Ke Kepri Meningkat Jadi 1.363 Pada Maret 2022

Dikatakannya, dalam sensus lanjutan ini, sebanyak 292 personel polisi akan diterjunkan di seluruh kecamatan hingga kota Batam.

“Kami memiliki 292 petugas polisi yang ditempatkan di seluruh kecamatan di kota Batam. Sampai tahap ini kami melakukan pelatihan tahap akhir, setelah itu besok petugas akan mulai turun untuk memperbarui dan mengumpulkan data dari masyarakat. adalah,” dia berkata. dikatakan.

Sebelum petugas sensus turun ke lapangan untuk mengumpulkan data, BPS melakukan berbagai pelatihan untuk membekali petugas lapangan. Dari tata cara dan sikap saat melakukan wawancara, hingga pelatihan IT, dari proses pemasukan data responden sensus menggunakan aplikasi Computer-Assisted Personal Interviewing (CAPI) di Play Store.

“Kami juga melakukan pelatihan IT karena pendataan menggunakan CAPI di Play Store, sehingga petugas kepolisian langsung memasukkan data yang mereka terima dari responden ke ponsel masing-masing petugas,” ujarnya.

Oleh karena itu, Rahmad mengatakan jika terpilih sebagai responden pada saat pendataan sensus, ia mengharapkan kerjasama dan respon yang baik dari masyarakat.

Rahmad mengatakan, “Ini membutuhkan kerjasama, dan jika kita mengambil sampel sebagai responden untuk pendataan sensus jangka panjang, kita perlu mendapatkan respon yang baik dari masyarakat.”*

Baca Juga: Sedikit Naik, BPS Catat Produksi Beras Kepri Capai 855 Ton pada 2021

Baca Juga: Warung Gurindam Luncurkan Layanan Data Online BPS Kepri

Reporter: Jessica Alifia Jaya Hidayat
Editor: Erafzon Saptiyulda AS
HAK CIPTA © ANTARA 2022